Unsur – Unsur Kalimat

Unsur – unsur kalimat terdiri dari:

SUBJEK

  • Disebut juga pokok kalimat.
  • Merupakan unsur inti dari kalimat.
  • Biasanya berupa kata benda atau kata lain yang dibendakan.
  • Untuk mencari subjek dalam kalimat dapat diajukan pertanyaan dengan kata tanya “siapa” dan “apa”.

Contoh :

Ardi bermain bola.

Siswa kelas VI sedang menjalani ujian.

Melukis itu melatih kreatifitas

PREDIKAT

  • Merupakan unsur inti pada kalimat yang berfungsi untuk menerangkan subjek.
  • Biasanya berupa kata kerja atau kata sifat.
  • Untuk mencari predikat dalam kalimat dapat diajukan pertanyaan dengan kata tanya “mengapa” dan “bagaimana”.

Contoh :

Rini menyanyi dengan merdu.

Tono membaca buku.

Ayah bekerja di BUMN.

OBJEK

  • Merupakan keterangan predikat yang erat hubungannya dengan predikat.
  • Biasanya terletak di belakang predikat.
  • Dalam kalimat pasif, objek menduduki fungsi subjek.
  • Terdiri dari dua macam yaitu objek penderita dan objek penyerta
  • Objek penderita adalah kata benda atau yang dibendakan baik berupa kata atau kolompok kata yang merupakan sasaran langsung dari perbuatan atau tindakan yang dinyatakan oleh subjek.
  • Makna objek penderita :

Penderita

Contoh :  Pak Ali membajak sawah

Penerima

Contoh :   Ibu menjahit baju adik

Tempat

Contoh  :  Wisatawan mengunjugi Pulau Bali.

Alat

Contoh :   Andi melempar bola ke arah Budi.

Hasil

Contoh :   Anak-anak mengerjakan tugas pelajaran Bahasa Indonesia.

  • Objek penyerta adalah objek yang menyertai subjek dalam melakukan atau mengalami sesuatu.
  • Makna objek penyerta :

Penderita.

Contoh :   Ibu membelikan adik buku baru.

Hasil.

Contoh :  Penjahit itu membuatkan ibu baju kebaya.

KETERANGAN

  • Mempunyai hubungan y ang renggang dengan predikat.
  • Jenis-jenis keterangan :

>     Keterangan tempat

Contoh :  Ayah akan perdi ke Surabaya

>     Keterangan alat

Contoh  :  Ibu memotong sayuran dengan pisau

>     Keterangan waktu

Contoh :   Andi belajar matematika pukul 8 malam

>     Keterangan tujuan

Contoh  :  Bayi harus minum susu supaya sehat

>     Keterangan penyerta

Contoh :   Ibu pergi ke pasar bersama kakak.

>     Keterangan cara

Contoh :   Bacalah buku itu dengan seksama

>     Keterangan similatif

Contoh  :  Pak Doni berbicara di rapat sebagai ketua panita

>     Keterangan sebab

Contoh  :  Toni tidak naik kelas karena malas belajar

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s